Balai Bahasa Sulawesi Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Bahasa Berita Sastra

Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah (BBP Sulteng) melalui KKLP Perkamusan dan Peristilahan menyelenggarakan kegiatan Sidang Komisi Bahasa Daerah (SKBD) bahasa Pamona dan bahasa Banggai

Senin, 4 September 2023. Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah (BBP Sulteng) melalui KKLP Perkamusan dan Peristilahan menyelenggarakan kegiatan Sidang Komisi Bahasa Daerah (SKBD) bahasa Pamona dan bahasa Banggai.


Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dari tanggal 4—6 September 2023. Pembukaan dilaksanakan pada hari Kamis, 4 September pukul 08.00 di Aula BPMP Palu. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Asrif, M.Hum. Dr. Asrif mengatakan pelaksanaan SKBD sangat penting untuk dilaksanakan karena ini merupakan rangkaian terakhir dari proses pengusulan kosakata bahasa daerah menjadi warga KBBI. Dr. Asrif juga mengatakan bahasa negara Indonesia memiliki cadangan kosakata dari 718 bahasa daerah. Oleh sebab itu, pengembangan bahasa Indonesia tidak perlu mengambil dari bahasa asing karena Indonesia sudah kaya dengan bahasa daerah.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Tim Redaksi KBBI dari Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra (Badan Bahasa Kemendikbudristek), Dira Hildayani dan Dhia Nadila. Kedua redaktur tersebut memeriksa usulan entri per entri dimulai dari lolosnya usulan-usulan tersebut dari kriteria yang telah ditetapkan sampai pada kekomprehensifan antara entri-entri dalam satu usulan atau bahasa. Dira Hildayani mengatakan keunikan bahasa daerah di Sulawesi Tengah berpotensi besar menjadi warga KBBI jika diolah secepat mungkin agar tidak didahului oleh bahasa-bahasa di wilayah lain.


Sebagai Koordinator pada KKLP Perkamusan dan Peristilahan di BBP Sulteng, Syahari Ayu mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Inventarisasi Kosakata Bahasa Daerah dan Lokakarya Bahasa Daerah. Dari 800 kosakata bahasa daerah yang terdiri atas bahasa Pamona dan bahasa Banggai yang lolos verifikasi Sidang Komisi Bahasa Daerah sebanyak 635 kosakata, di antaranya 320 kosakata bahasa Banggai dan 315 kosakata bahasa Pamona.
Ketua panitia pelaksanaan kegiatan, Palty Zainal Sibarani melaporkan kegiatan tersebut diikuti oleh Tim Redaksi KKBI dari Pusbanglin Badan Bahasa, Tim Perkamusan dan Peristilahan BBP Sulteng, dan narasumber atau pakar bahasa Pamona dari Kabupaten Poso dan pakar bahasa Banggai dari Kabupaten Banggai Kepulauan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya kosakata bahasa Indonesia dengan entri baru dari leksikon berbagai bahasa daerah yang banyak dan beragam.

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *